Beranda · BERITA · ARTIS · FILM· UNIK·

Kisah Uttaran : Meethi di Penjara Part 4

Sinopsis UTTARAN TV (http://navya07.blogspot.co.id/)


Kisah Uttaran : Meethi di Penjara Part 4
Nani: Vishnu, kau mendapatkan pekerjaan itu berkat Mukhta bukan? Lebih baik kalau kau bergabung dgn Rathore, kau tdk akan dipanggil bawahan, kau bisa mendapatkan reputasi seorang bos. Rumah besar, mobil mewah. Demi dewa,kau tidak akan pernah menyangka seperti apa pekerjaan Rathore.

Rathore tiba di rumah Takhur.

Tuan Takhur: Damini, tolong ambilkan makanan untuk juga Raghuvendra. Kemarilah nak.

Rathore hanya diam di tempat.

Tuan Takhur: Raghuvendra?

Tuan Takhur berjalan mendekatinya.

Tuan Takhur: Ada apa?
Rathore: Meethi.

Mukhta yg awalnya mengabaikan kehadiran Rathore mulai penasaran, ia dan Vishnu berjalan mendekatinya

Mukhta: Meethi kenapa? Meethi baik2 saja kan?Jawab ayah, Meethi baik2 saja kan?
Rathore:Meethi ditahan polisi.

Damini menjatuhkan piringnya mendengar ucapan Rathore. Damini berlari kearahnya.

Damini: Bagaimana itu bisa terjadi?
Rathore: Dia menjadi tersangka kasus pembunuhan.
Damini: Siapa?
Rathore: Ambika.

Semua orang shock mendengarnya.

Rathore kembali ke kantor polisi utk diinterogasi.

Polisi: Tdk mungkin Meethi bisa bebas dari penjara sekarang.
Kau ada disana tapi tdk melihat apapun?Beritahu
apa yg kau lihat.

Rathore hanya teringat saat Ambika berteriak pada Meethi karena dia sedang mencari jalan saat peristiwa itu terjadi. Adegan ini berupa flashback. Polisi melihat Rathore termenung.

Polisi: Meethi Chatterjee sudah menghabisi nyawa saudari iparnya. Kau ada disana tapi kau tdk melihat apapun?
Rathore: Dia adalah putrinya nyonya Ichcha.
Polisi: Aku tdk mengerti maksudmu. Dtg lagi besok.

Mereka mendengar teriakan Meethi.

Meethi: Ambika! Jangan nyalakan apinya!Paman! Suruh dia berhenti!

Rathore berlari kearah sel Meethi.

Meethi: Kumohon tolong hentikan dia! Paman, tolong selamatkan Ambika.

Rathore merasa sedih melihat kondisi Meethi.

Ekadish menghampiri Aakash yang sedang menelfon pengacaranya.

Ekadish: Dia akan baik2 saja. Ibu sangat yakin dia akan segera bebas.
Aakash: Ibu pasti merasa senang sekarang karena hanya ini yang ibu inginkan. Satu menantumu sudah meninggal dunia karena terbakar dan satunya lagi masuk penjara. Pergilah bagikan manisan ke seluruh kota karena ini berita baik bagimu. Pertama ibu menghasut Meethi untuk berada dipihakmu. Tidak tau apa yang telah ibu lakukan tapi ibu telah menyingkirkan kedua duri itu dari jalanmu.
Ekadish: Bukan seperti itu. Aku akui aku tidak menyukai Ambika, tapi aku tidak punya dendam pada Meethi. Dia adalah menantuku. Cobalah untuk mengerti.
Aakash: Cukup! Ibu hanya berpura2! Satu orang telah meninggal dunia akibat perbuatanmu
Ekadish: Aku akui aku pernah melakukan banyak kesalahan tapi kali ini aku mengatakan yang sebenarnya.

Ekadish mengambil sebuah pisau dan melukai pergelangan tangannya.

Pavitra: Kakak!
Ekadish: Kau sudah mempercayaiku sekarang? Meethi adalah menantuku. Dia sudah seperti putriku sendiri. Kuberitahu kau, dia bukan musuhku.

Aakash mulai panik mengobati luka dipergelangan tangan Ekadish.

Ekadish: Aku tidak melakukan apapun. Dia ingin melindungi keluarga kita dengan mengungkapkan kebenaran tentang Ambika. Dia sudah mendapatkan buktinya tapi kemudian Ambika menelfonnya, Meethi bergegas menemuinya. Kau tidak dengar saat Meethi berteriak (di penjara) bahwa Ambika yang membakar tubuhnya sendiri? Istrimu tidak bersalah. Selamatkanlah dia.


Di kantor polisi, Chaubey mengamuk kepada Meethi.

Chaubey: Beraninya kau menyentuh putriku?! Kau telah melenyapkan putriku dan anaknya! Aku tidak akan tinggal diam jika pembunuh putriku tidak dihukum. Aku pastikan kau akan dihukum gantung atas kejahatan ini!

Aakash termenung di kamarnya memikirkan Meethi dan Sankrant.

Ekadish: Ini bukan waktunya utk duduk seperti ini.Ini waktunya utk menjadi kuat.
Aakash: Aku belum bisa mempercayai ibu sepenuhnya.
Ekadish: Aku tau itu. Tidak masalah apapun yang kau fikirkan tentang diriku. Lindungi istrimu dari Chaubey! Ini bukan permintaan tapi perintahku. Berikan dia kekuatan, kepercayaan dan yakinkan dia kalau semuanya akan baik2 saja. Dia selalu berkata bahwa kebenaran yg akan menang. Ingatkan dia semua itu dan dukunglah dia. Ingat saat kau belum genap berusia 4 tahun? Kau mendukungku dan memberiku kekuatan. Kau memiliki keberanian dan kekuatan itu. Genggam tangan istrimu dan yakinkan dia kalau kau akan memperbaiki semuanya. Bangkitkan kembali kekuatan yang ada didalam dirimu. Semuanya akan baik2 saja. Kau bisa melakukannya.

Meethi sedang duduk dengan tatapan kosong saat Aakash menemuinya.

BACA SELANJUTNNYA





LIKE FP INI UNTUK UPDATE SINOPSIS YA


DAFTAR SINOPSIS TERKAIT


Artikel keren lainnya:

Baca Juga Artikel Trending

Baca Juga Berita Hot Selebritis