Kisah Uttaran : Meethi di Penjara Part 3
Aakash hanya terdiam dengan mata berkaca2, hatinya hancur melihat kondisi Meethi seperti ini. Meethi mulai histeris dan mengulang kata2nya.
Sankrant & Ekadish datang menyusul Aakash.
Sankrant: Kenapa kau melakukan ini padanya?
Aakash berusaha menahan Sankrant.
Sankrant: Jangan menghalangiku! Tidak satupun dari kita yang mengenal wanita ini! Selama ini aku sangat menghargainya. Kenapa kau merenggut seluruh kebahagiaanku? Aku hampir menjadi seorang ayah. Apa yang telah kau lakukan? Kenapa Meethi?
Meethi berusaha menjelaskan kalau dia tidak melakukannya.
Sankrant: Pembunuh! Kau telah melenyapkan istri dan anakku!
Meethi: Aakash, tolong buat dia mengerti. Ibu, kau tau yang sebenarnya. Jelaskan padanya kalau aku tidak melenyapkan Ambika.
Sankrant: Seperti penderitaan Ambika hari ini, seperti itu juga kau akan menderita setiap hari, setiap menit dalam hidupmu! Kau tidak akan pernah merasa bahagia Meethi!
Sankrant pergi meninggalkan mereka.
Meethi: Kau tau yg sebenarnya bu.
Meethi membenturkan kepalanya ke jeruji besi, Ekadish menahannya. Ekadish menangis dan berharap dirinya bisa menggantikan Meethi.
Meethi: Sankrant sudah seperti adikku sendiri. Mana mungkin aku merenggut kebahagiaan darinya?
Aakash memeluk Meethi. Polisi memberitahu kalau waktu mereka sudah
habis dan memaksa mereka keluar. Aakash dan Ekadish berjanji bahwa
Meethi akan baik2 saja.Aakash hanya terdiam dengan mata berkaca2, hatinya hancur melihat kondisi Meethi seperti ini. Meethi mulai histeris dan mengulang kata2nya.
Sankrant & Ekadish datang menyusul Aakash.
Sankrant: Kenapa kau melakukan ini padanya?
Aakash berusaha menahan Sankrant.
Sankrant: Jangan menghalangiku! Tidak satupun dari kita yang mengenal wanita ini! Selama ini aku sangat menghargainya. Kenapa kau merenggut seluruh kebahagiaanku? Aku hampir menjadi seorang ayah. Apa yang telah kau lakukan? Kenapa Meethi?
Meethi berusaha menjelaskan kalau dia tidak melakukannya.
Sankrant: Pembunuh! Kau telah melenyapkan istri dan anakku!
Meethi: Aakash, tolong buat dia mengerti. Ibu, kau tau yang sebenarnya. Jelaskan padanya kalau aku tidak melenyapkan Ambika.
Sankrant: Seperti penderitaan Ambika hari ini, seperti itu juga kau akan menderita setiap hari, setiap menit dalam hidupmu! Kau tidak akan pernah merasa bahagia Meethi!
Sankrant pergi meninggalkan mereka.
Meethi: Kau tau yg sebenarnya bu.
Meethi membenturkan kepalanya ke jeruji besi, Ekadish menahannya. Ekadish menangis dan berharap dirinya bisa menggantikan Meethi.
Meethi: Sankrant sudah seperti adikku sendiri. Mana mungkin aku merenggut kebahagiaan darinya?
Meethi: Bawa aku pergi dari sini Aakash!!
Mukhta & Vishnu berkunjung ke rumah Takhur.
Damini: Kalau aku tau kalian akan datang, aku akan menghubungi Meethi dan Aakash utk dtg juga.
Mukhta mencoba menghubungi ponsel Meethi tapi tdk tersambung.
Nani: Vishnu, kau mendapatkan pekerjaan itu berkat Mukhta bukan? Lebih baik kalau kau bergabung dgn Rathore, kau tdk akan dipanggil bawahan, kau bisa mendapatkan reputasi seorang bos. Rumah besar, mobil mewah. Demi dewa,kau tidak akan pernah menyangka seperti apa pekerjaan Rathore.
BACA SELANJUTNNYA
LIKE FP INI UNTUK UPDATE SINOPSIS YA
DAFTAR SINOPSIS TERKAIT
