Sinopsis Beintehaa Episode 41
By : #RS
Di pagi hari, Aaliya sedang membaca Koran, dia melihat Zain yang sedang bersiap-siap untuk pergi ke kantor, Aaliya mengejeknya dengan menyanyikan sebuah lagu "chota bacha jaan ke Humko naa samjhana" Zain melihat bajunya, lalu dia mengubah pakaiannya, Aaliya kembali menyanyikan sebuah lagu "ladka bada Anjaana hai" mendengar itu, Zain mengganti bajunya lagi dengan memakai blazer jas formal, Aaliya tersenyum melihatnya, Zain mencoba untuk memakai dasi, tapi dia tidak, Aaliya menghampirinya dan mencoba untuk membantunya, tapi Zain tidak mau, Zain melemparkan dasi itu dan pergi tanpa memakai dasi, Aaliya tertawa dan mengatakan “aku suka mengejek mu, semua yang terbaik untuk hari pertama kau pergi kantor mu itu, lalu Aaliya pergi mengikuti Zain,
mereka bertemu dengan Surayya, Surayya mengatakan “akan lebih baik jika kau yang bercerita kalau kau ingin pergi ke kantor, tapi aku mendengarnya itu dari ayahmu, aku senang bahwa anak ku akan ke kantor, Surayya kemudian bertanya pada Aaliya “Shabana tidak pernah mengajarkan pada mu apa-apa?, jika suami ingin pergi ke kantor untuk pertama kalinya, seorang istri harus membuat manisan, Aaliya merasa sedih,
kemudian Surayya memberikan manisan pada Zain, Zain memakannya, Zain memuji Chand bibi yang memasaknya, lalu Zain pergi, Aaliya berkata pada Surayya “aku akan menyiapkan manisan dan meminta Chand Khala untuk memberikannya pada mu seperti ibu yang memberi manisan untuk anaknya, aku tidak ingin mengambil kepercayaannya,
Putri Nafisa sedang bermain di dalam kamar, mereka mengambil kalung Shaziya dan mematahkannya, tiba tiba Shaziya datang dan menegur mereka, Shaziya mencoba untuk menampar mereka, tapi Aaliya datang dan menghentikannya
Zain mencoba untuk bekerja di kantor, tapi dia tidak bisa, dia merasa bosan, dia melihat jam dan mengatakan “ini sudah 20 menit sejak aku datang, tiba tiba Stafnya Rohit datang dan mengatakan “aku Rohit, aku adalah karyawan anda, apa yang akan saya kerjakan, Zain mengatakan “aku tidak tahu, Rohit mengatakan “pak Usman meminta ku untuk bertanya pada bapak apa yang ingin ku kerjakan, lalu Zain teringat akan kata-kata Aaliya yang mengejeknya kalau dia tidak pintar dalam pelajaran, tapi Zain mengatakan kalau dia sangat pintar matematika, Kemudian Zain meminta Rohit untuk mengirim file rekening terkait, lalu Rohit pergi, Zain kemudian mengatakan “sekarang aku akan menunjukkan pada Aaliya kalau aku baik di bagian rekening,
Shaziya mengeluh tentang Aaliya pada Gowhar, Gowhar mengatakan “aku akan mengajarkan pelajaran pada Aaliya, Shaziya mengatakan “aku ingin Aaliya untuk keluar dari rumah ini, Gowhar meyakinkan Shaziya kalau mereka berdua pasti bisa membuat Aaliya keluar,
Fahad datang menemui Zain, Fahad bertanya “bagaimana hari pertama mu kerja?, Zain mengatakan “aku memeriksa rekening, Fahad menjadi tegang dan meminta Zain untuk tidak mengurus itu, lalu Fahad memintanya untuk makan siang bersamanya, Zain ingin pergi, tiba tiba Zain teringat akan kata-kata Aaliya yang mengatakan tentang waktu makan siang pada jam 13:30, lalu Zain mengatakan “aku akan makan siang jam 13:30,
Aaliya sedang mengajari anak-anak, tiba tiba Aaliya melihat sebuah ponsel yang sedang memutar videonya ketika kejadian di Mall, dia melihat kalau Gowhar yang memasukkan jam tangan itu di tasnya, dia melihat Gowhar dan Shaziya sedang tertawa kemudian Aaliya tahu kalau Gowhar yang melakukannya,
kemudian Nafisa datang bertanya tentang ponselnya, dia melihat ponselnya sedang ada di tangan Aaliya, lalu dia mengambilnya dan mengatakan terima kasih kepada Aaliya, Aaliya bertanya “bagaimana kakak bisa mendapatkan video itu?, Nafisa khawatir, lalu dia menegur Aaliya karena telah memeriksa video yang ada di ponselnya, Aaliya menegaskan dan bertanya “bagaimana kakak bisa mendapatkan video ini, Nafisa mengatakan “aku mendapat video ini dari nomor yang tak dikenal, Aaliya mengatakan “mengapa kakak menyembunyikann
Precap : Aaliya melihat foto pernikahannya dengan Zain, dia pergi ke kantornya dengan membawa makan siang, Zain mengatakan “ini adalah hotel bintang lima, mengapa kau membawa makanan kesini, apakah kau mulai mencintai ku,
