TAYANG 8 NOVEMBER
Gulseren dan Deriya bersantai sejenak sehabis membersihkan rumah baru Gulseren. Cansu kemudian menelpon Gulseren. Gulseren senang sekali ditelpon oleh Cansu. Cansu mengatakan ttg Cihan yg sedang membuatkannya sarapan. Usai bicara dengan Cansu, Deriya dan Gulseren membahas ttg Cihan dan Cansu. Sementara Cansu membantu Cihan memasak.
Di kamarnya, Ozan terlihat kesal karena komputernya tidak mau menyala.
Cansu dan Cihan sudah berangkat. Begitu mereka pergi, orang suruhan Rahmi datang dan melaporkan sesuatu pada Rahmi. Rahmi kemudian membahasnya dengan Dilara. Ozan datang. Rahmi dan Dilara kemudian ke kamar Ozan. Disana Ozan marah2 pada mereka. Ozan lalu pergi membawa laptop berisi video Cihan dan Alev.
Cihan sedang melihat video itu. Ozan mengatakan sesuatu ttg Dilara dgn kesal. Cihan kemudian mengatakan sesuatu ttg Dilara pada Ozan, membuat Ozan terdiam. Namun wajah Ozan terlihat kecewa. Sedangkan Candan sedang melihat video Gulseren bersama seorang pria. Gk tau gw siapa cowok yg sama Gulseren, gk jelas cowoknya. Ozkan yg duduk di depan Candan keliatan tidak bersemangat. Candan lalu mengatakan ttg Cansu pada Ozkan.
Rahmi menemui Cihan. Cihan mengatakan sesuatu dengan wajah kecewa. Rahmi mencoba memberi penjelasan pada Cihan namun Cihan kadung kecewa gak mau mendengar Rahmi. Cihan juga menyebutkan nama Dilara.
Rahmi dan Dilara kembali bertemu membahas Cihan. Sementara itu, Cihan dan Gulseren sedang bertemu. Gulseren ke kafe Cihan. Mereka membahas Cansu. Di tengah2 pembicaraan Gulseren menelpon Hazal, tapi tidak dijawab oleh Hazal. Gulseren lalu mengatakan sesuatu pada Cihan. Cihan membelai wajah Gulseren, kemudian mencium tangannya dan memegang tangannya.
Di sekolah, Hazal dan temannya membicarakan ttg cowok yg sedari tadi memperhatikan Hazal. Hazal kemudian mendekati cowok itu dan merampas ponsel cowok itu. Di ponsel cowok itu terpampang foto Hazal. Hazal kemudian mengatakan sesuatu pada cowok itu dan melengos pergi begitu saja. Tuh cowok kayaknya emang sengaja motret Hazal diam2.
Hazal keluar dari sekolah bersama seorang temannya. Mereka membicarakan Cansu dan Oyku yang didengar oleh Seyda. Oyku kemudian datang. Hazal menghampiri Oyku dan mengatakan sesuatu. Oyku membenarkan perkataan Hazal.
Hazal di kafe Cihan. Cihan lah yg meminta Hazal datang. Cihan mengatakan sesuatu ttg Gulseren. Namun Hazal terlihat cuek dan terus memainkan ponselnya. Cihan terus ngomongin Gulseren. Hazal mengatakan sesuatu dan menyebut Gulseren, tanpa kata2 ibu. Cihan terkejut karena Hazal memanggil Gulseren langsung nama. Hazal masih cuek dan terus memainkan ponselnya ketika Cihan bicara padanya. Cihan menegur Hazal, membuat Hazal akhirnya menatap Cihan. Cihan lalu memegang kedua tangan Hazal dan mengatakan sesuatu. Cihan menyebut nama Cansu. Entah apa yg dikatakan Cihan. Klo mimin tebak, ini tebakan mimin ya, Cihan membujuk Hazal agar mau tinggal dengan Gulseren.
Gulseren tiba di rumahnya. Ia pun merasakan kesepian di rumahnya itu. Cansu kemudian datang. Gulseren senang sekali dengan kedatangan Cansu. Cansu membawa masuk barang2nya. Ia memutuskan tinggal dengan Gulseren. Cansu kemudian tidur di pelukan Gulseren. Keesokan harinya, Cansu merapikan kamarnya dibantu oleh Gulseren.
gulseren menemui cihan , gulseren mengatakan pada cihan bahwa dia tidak akan menjual borek untuk cihan, dia tidak ingin media mencari tahu soal itu. cihan berpendapat gulseren sangat berlebihan karena mereka tidak melakukan sesuatu yang salah. Cihan meminta gulseren untuk tidak kehilangan harapan untuk hidup bahagia bersama dengan anak-anak mereka, cihan paham gulseren ada di situasi yang sulit. gulseren berfikir rumah baru yang dia sewa tidak cukup baik untuk cansu, untuk alasan ini dia tidak ingin cansu tinggal bersamanya. gulseren menanyakan kabar hazal , dia merindukan hazal dan cihan berkata hazal baik saja dan menyuruh gulseren untuk emnelpon cihan gulseren sempat ragu, gulseren berusaha menelepon hazal tetapi tidak hazal jawab, kemudian saat gulseren pergi cihan mencoba menelpon hazal dan hazal menjawab, cihan menyuruh hazal datang untuk datang kerestoran.sedangkan saat itu ada cowok yang sedang diam diam memotret hazal di hapenya dan hazalpun menegur cowok itu dan melihat hasil fotonya ( fans hazal??) lol. hazal datang kekantor cihan, cihan memberitahu hazal bahwa seseorang bisa kehilangan kekayaan mereka dalam satu hari tetapi orang yang peduli dan menyayangi mereka akan selalu ada, cihan berkata lagi bahwa hazal dan cansu beruntung mempunya ibu seperti gulseren dan dilara, cihan meminta hazal untuk menghargai cinta mereka. malam itu seusai menutup toko gulseren pulang kerumah yang baru dia sewa, kemudian tanpa disangka cansu datang dengan kopernya gulseren senang tetapi dia sedikit ragus setelah melihat koper cansu, kemudian gulseren menelepon cihan untuk memberitahu bahwa cansu datang kerumahnya. Gulseren bertanya pada cansu apa cansu sudah yakin hidup dengan gulseren, karena rumah yang disewa gulseren itu bukan tempat yang bisa mengundang teman-temannya, cansu menjelaskan bahwa dia hanya ingin hidup disamping gulseren. sat itu perabotan rumah itu tidak banyak. keesokan harinya cansu membantu gulseren mempersiapkan kamarnya dengan prasaan yang gembira.
dilara sedang ada di resto dan ternyata candan juga ada resto itu, kemudian mereka duduk di satu meja yang sama.candang memperhatikan mereka berdua dari kejauhan, Dilara bertanya pada candan apa yang telah terjadi, dia pikir mereka itu adalah teman. candan berkata pada dilara bahwa mereka tidak pernah berteman karena dilara tidak pernah memperlakukannya sama dan candan berkata dilara selalu di atas semua orang. Dilara meminta candan untuk menjatuhkan kasus ozkan dia ingin menghindar dari kerugian. candan meminta dilara untuk memikirkan apa yang telah hilang darinya, dilara kehilangan cihan dan kehilangan keluarganya dan sekarang candan akan mengambil cansu dari dilara. dilara berkata pada candan bahwa candan tidak akan mampu melakukan hal itu.candan berkata tunggu dan lihat saja.
Hazal yang mengundang oyku dan seorang temannya untuk datang kerumahnya, oyku dan seorang temannya datang kerumah dilara, hazal menunjukan kekuasaannya dirumah itu kepada kedua temannya, dia bersikap kasar kepada para pembantu, menegur emine dengan kasar dan cerewet soal pelayanan, dan saat itu sema membawa piring berisikan buah tanpa sengaja sema dan hazal bertabrakan piringpun jatuh, hazal memarahi sema dengan keterlaluan dihadapan teman-temannya, sema pun melawan perkataan hazal saat itu dilara datang dna sema berkata pada dilara untuk mencari pelayan lain untuk hazal. melihat itu kedua teman hazal merasa tidak enak kemudian mereka berpamitan untuk pulang, dilara mengaja hazal berbicara di ruangan keluarga dan berkata hazla harus meminta maaf pada sema, mereka pun pergi kedapur dan dilara menyuruh hazal emminta maaf saat tu juga, hazal dengan wajah tidak iklas meminta maaf pada sema. Alper menemui candan di tempat candan bekerja, Alper menjelaskan pada solmaz bahwa dia sedang mendekati pengacara untuk emmbuka kasus terhadap dilara, tetapi dia tidak mampu membayar. Dilara datang kerumah yang baru disewa gulseren, saat itu cansu membuka pintu, dilara terkejut dengan keadaan rumah itu, dilara ingin cansu datang padanya, cansu menjelaskan bahwa dia menyayangi gulseren dan dilara tetapi mereka berbeda dan cansu bahagia. Dilara memberitahukan cansu bahwa ozkan ingin mengambil dirinya dari mereka, cansu terkejut karena selama ini dia tidak tahu apa -apa.
cansu menemui ozkan di bengkel engin , ozkan memperkenalkan cansu kepada engin dan dia berkata pada ozkan harusnya ozkan bertanya dahulu tentang apa yang diinginkan cansu sebelum ozkan melayangkan gugatan teradap ayahnya (cihan),dengan sangat emosi ozkan berkata dengan berteriak bahwa dia adalah ayah kandung cansu dan cansu adalah darah dagingnya sedangkan cihan hanyalah membesarkan cansu. Cansu memeinta agar ozkan tidak menelponya, cansu tidka ingin melihat ozkan. sedangkan di pasar osman berkenalan dengan emine, dan mengaku bahwa dia adalah seorang tukang kebun dia memberikan brosur pada emine. malam hari ozan berkunjung ekrumah gulseren untuk menemui cansu, ozan memberitahu cansu bahwa Dilara dan rahmi adalah orang yang dibalik video alev dan foto alev. Gulseren sedang berjalan-jalan diluar. gulseren berkata mereka seperti remaja mencuri waktu untuk bersama, gulseren meminta cihan untuk membuat keingan saat melihat bintang jatuh. cihan bertanya apa gulseren percaya akan hal-hal seperti itu.








