Beranda · BERITA · ARTIS · FILM· UNIK·

Meethi ditangkap Maharani. Trio Uttaran vs Team Maharani. Maharani mati Part 8

Sinopsis UTTARAN TV (http://navya07.blogspot.co.id/)


Meethi ditangkap Maharani. Trio Uttaran vs Team Maharani. Maharani mati Part 8
Munna akhirnya membuka pintu kamar Meethi karena Meethi berteriak semakin histeris menghindari serangan Titli. Munna mengusir Titli dari kamar Meethi. Munna bicara pd Kanha.

Munna: Ada sedikit masalah, aku tdk bisa memenuhi permintaanmu skrg. Pergilah.

Kanha memaksa masuk ke kamar itu, tapi Munna mendorongnya sekuat tenaga. Kanha sekilas melihat Meethi meringkuk ketakutan didlm kamarnya. Kanha bicara melalui earphone nya.

Kanha: Meethi sudah ditemukan!

Kanha pergi dr tmpt itu utk menyusun strategi selanjutnya.

Maharani memeras seluruh uang Titli utk menebus kesalahannya. Maharani kemudian mendapat telfon dari seorang pria yg menawarkan uang 25lakhs (2,5jt ruppee/500jt rupiah) utk menyewa Meethi, Maharani kegirangan dibuatnya. Tentu saja dia tdk tau kalau itu adlh jebakan dari Aakash. Maharani menyuruh Meethi bersiap2 dan mengancam Meethi kalau dia sudah mengetahui keberadaan Kajri di rumah Nani Anjum. Meethi pun terpaksa menuruti perintah Maharani demi keselamatan Kajri&Nani Anjum.

Aakash, Rathore&Kanha dtg ke tempat lokalisasi Maharani menyamar menjadi 3 orang saudagar kaya. Tdk ada seorangpun yg mengenali mereka, anak buah Maharani mempersilahkan mereka masuk. Maharani meminta mereka menunjukkan uangnya.

Aakash: Kami harus mendapatkan gadis itu dulu. Baru kau akan menerima uang ini.

Rathore akhirnya menyerahkan koper tersebut setelah Maharani membawa Meethi masuk, tapi posisi Meethi disebalik kelambu, mereka bisa melihat sosok Meethi. Maharani menyuruh Meethi bernyanyi sementara anak buahnya memeriksa uang yg ada didalam koper.

Maharani sudah mengirim anak buah yg lainnya utk menculik Kajri, tapi seluruh wanita yg ada di kampung tempat tinggal Nani Anjum mengeroyok mereka hingga babak belur.

Maharani mendorong Meethi kearah Aakash, Aakash membantu Meethi berdiri. Meethi mengancam akan melukai pergelangan tangannya menggunakan pecahan gelang.

Meethi: Aku hanya milik Aakash! Dan hanya akan mati sebagai istrinya! Tdk ada yg boleh menyentuhku! Aku hanya mencintai Aakash! Aku hanya ingin bersamanya, tdk ada yg lain!

Aakash berusaha menenangkannya,
tapi Meethi belum mengetahui penyamaran Aakash. Maharani meminta Meethi untuk tdk melakukannya.
Anak buah Maharani memberitahu kalau uangnya palsu. Maharani mengamuk, Rathore&Kanha langsung mengangkat pistol kearah Maharani.

Rathore:Jgn bergerak!

Meethi masih belum mengenali Aakash.

Meethi: Jgn sentuh aku! Menjauh dariku!

Aakash akhirnya membuka penyamarannya, begitu juga dengan Rathore&Kanha.

Meethi menangis terharu, ia menyentuh wajah Aakash dan memeluknya.

Aakash: Jangan menangis lagi. Mereka harus membayar setiap tetes airmatamu.
Maharani: Kalian tidak akan bisa keluar dari sini!

Polisi datang untuk menciduk Maharani.

Polisi: Permainanmu sudah berakhir!
Maharani: Maharani yang memulai permainannya dan Maharani yang akan mengakhirinya!

Maharani mengangkat pistolnya kearah Aakash, namun ia menembak kontak listrik hingga listrik padam.

Meethi: Aakash!!!

Maharani berhasil membawa kabur Meethi.

Aakash, Rathore&Kanha keluar untuk mengejarnya, seorang gadis memberitahu bahwa Maharani membawa Meethi ke kuil.
Mereka bertiga berlari sambil melepaskan kostum agar lebih leluasa bertarung. Namun sesampainya di kuil, mereka sedikit lengah, anak buah Maharani memukul kepala mereka dari belakang. Rathore dan Kanha diikat ditiang sedangkan Aakash ditahan oleh beberapa orang anak buah Maharani.








Rathore: Kau harus melepaskan Meethi atau kau akan menyesal nantinya!
Maharani: Maharani sudah menyesal karena menahan Meethi selama 2 hari, harusnya Maharani mempekerjakan Meethi sejak hari pertama!
Aakash: Diam kau!
Maharani: Meethi, apa dia Aakash yang kau tunggu2? Maharani akan melenyapkanmu dihadapannya!
Aakash: Meethi, bertarunglah demi keselamatanmu sendiri!
Rathore: Jangan lupa kau adalah putrinya nyonya Ichcha!

Meethi mengumpulkan keberaniannya, ia menggigit lengan Maharani dan mendorongnya hingga jatuh. Maharani sangat marah kepala gundulnya kelihatan karena wig nya terlepas. Maharani balas mendorong Meethi, Meethi sempat memegang lonceng sebelum terjatuh. Anak buah Maharani melemparkan samurai kearahnya, Maharani bersiap2 ingin melenyapkan Meethi.

Meethi berdo'a kepada dewa "Tolong tunjukkan aku jalannya".

Lonceng kuil yang berat itu jatuh menimpa kepala gundul Maharani. Maharani terlentang dengan darah mengalir dari kepalanya. Aakash akhirnya berhasil melepaskan diri dan menghajar semua anak buah Maharani, ia melepaskan ikatan Rathore&Kanha dan berlari kearah Meethi.

Maharani: Hahaha, Maharani sudah dihukum oleh dewa. Maharani tidak menyukai ini. Menjadi waria bukanlah pilihan hidup Maharani. Meethi, tolong maafkan aku, mungkin dengan begitu jiwaku akan tenang.

Maharani menghembuskan nafas terakhir setelah Meethi memaafkannya.

BACA SELANJUTNNYA





LIKE FP INI UNTUK UPDATE SINOPSIS YA


DAFTAR SINOPSIS TERKAIT


Artikel keren lainnya:

Baca Juga Artikel Trending

Baca Juga Berita Hot Selebritis